Artikel
Menjadi Pendonor Sell Induk (Stamzelle) Di Jerman
11. Maret 2015
0

Sebuah intitusi di Jerman, DKMS ( Deutsche Knochenmarkspenderdatei gemeinnützige GmbH) yang  berpusat di Tübingen, menjadi salah satu medium yang menangani masalah pendonoran sel induk, sel punca, atau sel batang (Stammzelle). Menurut data DKMS, setiap 16 menit terdapat satu orang di Jerman yang didiagnosa kanker darah (Leukimia). Sayangnya, hanya sepertiga dari seluruh pasien kanker darah ini yang menemukan pendonor potensial di lingkungan keluarganya, dan di jerman sendiri seperlima dari mereka tidak menemukan pendonor. Sejak tahun 1991 DKMS bekerja untuk mencari pendonor potensial dari seluruh dunia untuk pasien Leukimia yang terdaftar, sampai saat ini sudah terdapat lima juta pendonor yang mendukung aksi melawan Leukimia. Sebagian besar dari pasien yang didiagnosa penyakit ini merupakan anak kecil dan remaja. Satu-satunya kesempatan mereka untuk sembuh hanyalah dengan menerima donor sel induk. Setiap individu dari kita berpotensi untuk menjadi pendonor, dan bisa menyelamatkan hidup seseorang.

Cara mendaftarkan diri menjadi pendonor sangatlah mudah dan praktis. DKMS menawarkan pilihan pendaftaran secara online. Penulis secara pribadi sudah beberapa kali menemui tempat pendaftaran langsung seperti di banyak universitas di jerman, dan ada juga sekelompok orang yang membuat tempat pendaftaran sendiri dengan kerja sama langsung dari pihak DKMS. Pendaftaran secara online dapat dilakukan di halaman website DKMS, yaitu di  www.dkms.de.

Setelah pendonor mendaftarkan diri secara online maka pihak DKMS akan mengirimkan sebuah paket yang berisi beberapa brosur, formulir registrasi, dan dua buah cotton bud yang dibungkus rapih. Dua buah cotton bud ini satu persatu dimasukkan ke dalam mulut pendonor lalu diputar sambil digesekkan dengan dinding pipi bagian dalam selama beberapa detik. Semua prosedur ini digambarkan jelas di brosur. Dengan cara ini ciri-ciri jaringan pendonor (Gewebemerkmale) dapat dianalisa di labor. Pendonor hanya diminta mengirimkan kembali formulir dan cotton bud. Dalam beberapa hari kemudian pendonor akan mendapatkan kartu dengan nomor registrasi.

Proses registrasi memakan biaya sebesar 50 Euro, tetapi biaya ini tidak diwajibkan kepada si pendonor. Jadi, tidak mengapa jika pendonor tidak ingin mengeluarkan uangnya. Dibuka juga peluang untuk dermawan yang ingin berdonasi secara finansial. Besarnya bantuan yang diberikan tidak berpengaruh, karena setiap cents akan sangat bermanfaat.

Beberapa kriteria untuk calon pendonor antara lain; berdomisili di jerman, berumur antara 18 hingga 55 tahun, tidak mempunyai penyakit kronis, dan tidak pernah menderita penyakit kanker. Setelah pedonor menemukan pasien yang sesuai dengan Gewebemerkmale-nya, maka pendonor akan dicek darahnya untuk memastikan lebih jauh kecocokan ini. Lalu dilakukan pengecekan kesehatan dan jikalau pendonor menyetujui maka proses pendonoran akan dilaksanakan.

Terdapat dua cara untuk mendonorkan sel induk, yang pertama disebut Periphere Stammzellentnahme. Dengan cara ini proses donor berlangsung melalui pengambilan darah si pendonor selama waktu sampai empat jam, prosesnya mirip seperti ketika seseorang menyumbangkan darahnya. Yang kedua dengan Knochenmarkentnahme, dalam metode ini pendonor akan diambil sumsum tulangnya dan akan menginap di rumah sakit dalam beberapa hari.

Menyelamatkan hidup seseorang bisa menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan bagi kita. Dalam potongan ayat ke 32 di surat Al-Maaidah Allah berfirman; barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.

Ingin tahu lebih jauh tentang Stamzelle?, mau ikut andil dalam menyelematkan pasien kanker darah di Jerman?, ingin lebih bermanfaat untuk kemanusiaan?, mengapa tidak mencoba menjadi pendonor sel induk?. (/BM)

Tinggalkan Balasan